Bobol Website Pemerintah, Peretas Pertanyakan Aliran Dana Bantuan Bencana Palu

Bobol Website Pemerintah, Peretas Pertanyakan Aliran Dana Bantuan Bencana Palu – Baru-baru ini defacer dengan kodenama X-Mr.R4h1M menargetkan situs pemerintah Indonesia (go.id) dengan memasang laman defacement yang ditujukan kepada Pemerintah Kota Palu.

Salahsatu laman yang diretas adalah remunerasi.indramayukab.go.id. Saat diakses, halaman depan situs tersebut menampilkan latar hitam dengan tulisan atau pesan yang ditujukan kepada Pemerintah Kota Palu. Berikut bunyi pesan tersebut:

Dear Pemerintah
DAFTAR NAMA PENYUMBANG GEMPA PASIGALA
Ratu Elizabeth II = 69 M.
Mark Zuckerberg (BOS FACEBOOK) = Rp. 15 M.
Sundar Pichai (CEO GEOGLE) =15 M.
TIM COOK (BOS APPLE) =15 M.
LI KA SHING(ORANG TERKAYA HONGKONG) =75 M.
Dan Bantuan Lainya Hampir Seluruh DUNIA
Data : on the spot
tapi ironinya masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sama sekali….???
Dan Untuk Pak Walikota Kalau Bisa Ganti
Bencana Terjadi Karna Ulahnya Sendiri
Memakan banyak Korban
Tolong Bantu Kita Di Sini Yang Masih Ada Rasa Trauma T_T
Saya Juga Memohon Agar Kota Palu Tidak Ada Ada Lagi Bangunan Tempat” Buat Kemaksiatan
Seperti Bar, Karoke, Dll
Saya Dan Masyarakat Kota Palu Ingin Kota Palu Menjadi Kota Muslim Agar Bencana Tidak Akan Ada Lagi
#PALUBISA
#PALUBANGKIT

Melalui email, pelaku peretasan menjelaskan bahwa ia juga salahsatu korban bencana Palu. Dia juga menambahkan dengan adanya kasus peretasan tersebut keluhan korban gempa di Palu bisa didengar oleh pemerintah. Bahwa masih banyak korban yang belum mendapat bantuan. Padahal bantuan yang mengalir seharusnya sudah lebih dari cukup untuk disalurkan ke masyarakat.

Ketika ditanya kenapa target situsnya terkesan random, ia menjelaskan bahwa tujuannya memang seluruh website go.id di Indonesia. Jadi tidak memandang apakah itu website pemerintah Kota Palu atau bukan. Dan itu akan terus berlanjut sampai ada kejelasan mengenai bantuan kepada korban gempa. (yuyudhn/linuxsec)

6 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here